Posts

Showing posts from April, 2017

Carmelita Hartoto Raih Penghargaan Kartini Masa Kini 2017

Image
Jakarta, INSA - Ketua Umum Indonesia National Shipowners’ Association (INSA) Carmelita Hartoto dianugerahi sebagai Kartini Masa Kini 2017 pilihan Indonews.id.

Penghargaan diserahkan oleh perwakilan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Paman Nataatmadja  dan Pimpinan Umum Indonews.id Rio Sarwono. Acara penganugerahaan yang dihadiri sejumlah tokoh nasional ini digelar di Balai Sarwono, Jakarta, Rabu (26/04).

Carmelita terpilih sebagai Kartini Masa Kini 2017 bersama 12 perempuan lainnya, yang antara lain CEO PT Mustika Ratu Putri Kuswisnuwardhani, Walikota Tangerang Selatan Hj Airin Rachmi Diany Wardana dan pendiri dan pemilik STIKOM The London School of Publis Relations Prita Kemal Gani.

Pemimpin Redaksi Indonews.id Asri Hadi mengatakan penghargaan tersebut digelar untuk memperingati hari lahir Kartini pada 21 April. Namun lebih dari itu, penghargaan ini bertujuan menimba air semangat yang telah diwa…

INSA dan BPSDM Kemenhub Gandeng Ponpes Ikut Program Diklat Kepelautan Siap Kerja

Image
Jakarta, INSA – Persatuan Pengusaha Pelayaran Niaga Nasional Indonesia atau Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan kesempatan kepada siswa-siswa pondok pesantren (ponpes) di Jakarta untuk mendapat pendidikan pelatihan kepelautan siap kerja.

Pemberian bantuan pendidikan kepelautan ini merupakan tindaklanjut dari Memorandum of Understanding (MoU/nota kesapahaman) Corporate Social Responsibility (CSR) tentang Program Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepelautan Siap Kerja antara INSA dengan BPSDM Kemenhub.

Ketua Bidang Pengembangan SDM/Pelaut INSA Lisda Y. Satria mengatakan, nota kesepahaman yang ditandatangani bersama tersebut sudah menunjukan nilai positif untuk kebaikan dunia pendidikan dalam industri maritim. Program ini tidak hanya dikhususkan untuk SMK pelayaran saja, tetapi pemerintah telah mengembangkannya ke pesantren-pesantren.

“Artinya pr…

Menhub Kasih Batas Waktu Port of Rotterdam Hingga Mei 2017

Image
Jakarta, INSA - Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengadakan pertemuan dengan CEO Port of Rotterdam untuk membahas investasi pada pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung. Pada pertemuan tersebut, Menhub Budi menyatakan telah memberikan batas waktu kepastian pembangunan Kuala Tanjung hingga Mei 2017.

“Kemarin saya bertemu dengan pihak Port of Rotterdam. Saya tegaskan kepada mereka kalau tidak ada kepastian sampai bulan Mei, kita cari investor lain,” jelas Menhub Budi.

Menhub Budi mengatakan, rencana pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung sudah masuk ke dalam proyek strategis nasional. Dukungan penyiapan infrastruktur transportasi pun telah disiapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yakni dengan pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung dan pembangunan akses kereta api dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sei Mangke sampai ke Pelabuhan Kuala Tanjung.

“Kita ingin Kuala Tanjung langsung jadi besar, karena kita sudah investasi banyak, tapi mereka (Port of Rotterdam) belum bangun juga. Gimana sus…

Daya Saing Sektor Maritim RI Meningkat

Image
Jakarta, INSA - Pemerintah Indonesia bercita-cita menjadikan sektor maritim Indonesia sebagai sumber kemakmuran dan kesejahteraan bangsa. Untuk mencapai hal tersebut perlu adanya perbaikan-baikan di sektor maritim guna meningkatkan daya saing Indonesia.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan Key Performance Indicator (KPI) untuk mengukur kinerja dalam hal memenuhi tujuan strategis Kementerian Perhubungan di sektor maritim. Menurutnya, beberapa KPI yang telah ditetapkan tersebut pun telah dicapai.

“Saya bangga beberapa KPI yang saya minta dari teman-teman dilakukan dengan baik. Dengan tercapainya KPI ini, daya saing Indonesia akan meningkat,” kata Menhub Budi.

Dijelaskan Menhub Budi, KPI yang dimaksud terkait dengan dua hal, yakni pertama, kapal besar berkapasitas 8500 TEUs bisa sandar di Pelabuhan Tanjung Priok. Kedua, launching pemanduan kapal di Selat Malaka dan Selat Singapura.

Kapal besar berkapasitas 8500 TEUs untuk pe…

Menhub : Pemanduan Selat Malaka Meningkatkan Daya Saing

Image
Jakarta, INSA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi resmi me-launching Pemanduan di Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura di Harbour Bay, Batam pada Senin (10/4). Menhub mengatakan Pemanduan Selat Malaka dan Selat Singapura mempunyai fungsi-fungsi yang strategis di antaranya keselamatan dan keamanan, harga diri bangsa dan memberikan nilai ekonomis bagi bangsa serta meningkatkan daya saing Indonesia.

"Yang terpenting ada tiga yaitu keselamatan dan keamanan, harga diri bangsa, dan kita bisa mendapatkan devisa. Kita harus 100 persen melakukan kegiatan ini (pemanduan) dengan all out untuk memenangkan persaingan," kata Menhub Budi dalam keterangan resminya.

Menhub Budi menjelaskan, pemanduan kapal di Selat Malaka dan Selat Singapura ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran,  perlindungan lingkungan maritim, serta menjaga kedaulatan wilayah teritorial Indonesia. Apabila hal tersebut terjamin maka nantinya akan menunjang perkembangan perekonomian seca…

Indonesia Akan Mencalonkan Diri Sebagai Anggota IMO 2018-2019

Image
Jakarta, INSA – Indonesia kembali akan mencalonkan diri sebagai anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) kategori ‘C’ periode 2018-2019.
Pada pemilihan sidang majelis IMO ke-30 nanti Indonesia akan mencalonkan diri yang ke 21 setelah 20 kali terpilih menjadi anggota Dewan IMO, sejak Indonesia secara resmi menjadi anggota pada tanggal 18 Januari 1961.
Adapun sidang IMO nanti akan dilaksanakan di negara London pada tanggal 27 November sampai dengan 6 Desember 2017.
Pada pemilihan anggota Dewan periode 2016-2017 dalam Sidang Majelis IMO ke-29 yang diadakan di London pada tahun 2015 yang lalu, Indonesia berhasil memperoleh 127 suara dan berada di peringkat ke-9 dari 20 negara anggota Dewan IMO di Kategori “C”.
Guna menggalang bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan IMO Kategori “C” Periode 2018-2019, pada tanggal 3 April 2017 bertempat di Ruang Mataram Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Pemerintah Indonesia menyelenggarakan Diplomatic Reception dengan mengundang Du…