Posts

Showing posts from August, 2016

INSA Hadiri RDPU Komisi V DPR RI

Image
Jakarta, INSA - Ketua Umum Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Carmelita Hartoto berserta pengurus menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi V DPR RI.

RDPU yang diselenggarakan pada 30 Agustus 2016 di Ruang Komisi V DPR RI, Senayan, betujuan  mendapatkan masukan dari asosiasi bidang kelautan mengenai masalah konektivitas transportasi laut nasional.

Beberapa asosiasi juga turut hadir dalam rapat tersebut, yakni Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Dewan Pemakai Jasa Angkutan Indonesia (DEPALINDO), Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI).










Ditjen Hubla dan MPA Singapura Gelar Workshop on Bunkering

Image

KNKT Kirim Investigator Selidik Tenggelamnya Kapal Pompong

Image
Jakarta, INSA - Sesuai dengan kewenangan dimana Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berkewajiban melakukan investigasi dan penelitian kecelakaan kapal niaga yang terjadi di dalam wilayah perairan Indonesia yang mengalami kecelakaan kapal termasuk di dalamnya dalam kategori kapal tenggelam seperti yang dialami kapal perahu atau pompong pada 21 Agustus 2016 sekitar pukul 11.15 WIB yang mengangkut 16 orang dan dikemudikan 1 nakhoda dengan rute Tanjung Pinang – Pulau Penyengat mengalami tenggelam.

Tenggelamnya kapal ini disertai angin kencang membuat perahu mengalami kecelakaan. Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyatakan bahwa KNKT merasa perlu melakukan investigasi kecelakaan kapal dikarenakan terdapat banyak korban jiwa manusia, meninggal, hilang dan/atau cedera berat.
Soerjanto menuturkan, kewenangan KNKT untuk melakukan investigasi kecelakaan kapal tenggelam didasarkan pada IMO Resolution A.849 (20) yang diadopsi tanggal 27 November 1997 meminta kepada semua negara bendera k…

Pelindo II : Kapal Besar Tak Perlu Singgahi Singapura

Image
Jakarta, INSA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II menyatakan dengan beroperasinya Pelabuhan Kalibaru atau Pelabuhan Terminal Peti Kemas 1 (NPCT1), maka kapal-kapal peti kemas bermuatan besar tidak perlu lagi singgah di Singapura.

Direktur Utama PT Pelindo II, Elvyn G Masassya, usai mendampingi Menteri Perhubungan, Budi Sumadi, dalam peninjauan di Pelabuhan Kalibaru, Jakarta Utara, Sabtu (27/8/2016), mengatakan, pelabuhan itu dibangun berdasarkan standar internasional dan "steril".

"Terminal ini memberikan volume perdagangan yang besar sehingga kapal-kapal besar dari Eropa bisa langsung ke sini, tidak perlu lagi singgah ke Singapura," katanya.

Dia mengatakan, saat ini Pelabuhan Terminal Peti Kemas 1 --fase 1A dari keseluruhan Proyek Terminal Peti Kemas Priok

Terminal baru tersebut diproyeksikan dapat melayani kapal peti kemas dengan kapasitas 13.000 hingga 15.000 TEUs dengan bobot di atas 150.000 DWT.

"Terminal 2 dan 3 juga nantinya masing-masing bisa menampung h…

PTUN Menangkan Carmelita Hartoto

Image
Jakarta, INSA - Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta telah membatalkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor: AHU-0035091.AH.01.07. Tahun 2015 tertanggal 30 Desember 2015 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum INSA kubu Johnson Williang Sutjipto

Dalam pertimbangan putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta (23/08/16) Rony Erry Saputro Surat Keputusan Kemenkumham diterbitkan dengan mengandung cacat yuridis karena bertentangan dengan Permenkumham No. 6 Tahun 2014 tentang Pengesahan Badan Hukum Perkumpulan Pasal 13 ayat 3 huruf f yang mewajibkan pengesahan suatu perkumpulan badan hukum tidak boleh diterbitkan apabila sedang ada sengketa. Keputusan Tata Usaha Negara telah tidak cermat diterbitkan serta mengandung unsur dwang dwaling bedrog sebagaimana pertimbangan putusan dibacakan oleh anggota majelis Tri Cahya Indra Permana.

Tergugat dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM telah tidak cermat karena sebelum diterbitkannya SK, Penggugat dalam hal …

Pakar-Pakar Studi Kemaritiman Hadiri Simposium Internasional Asia 2016

Image
JAKARTA - Puluhan pakar dari berbagai perguruan tinggi se-Asia Tenggara berkumpul di Hotel Shangri-La, Jakarta pada hari ini untuk menghadiri Simposium Internasional Asia 2016. Diskusi internasional ini diselenggarakan oleh Pusat Studi Asia Tenggara (CSEAS) dengan tema besar "Isu Keamanan Maritim Kontemporer di Kawasan Asia: Tantangan dan Peluang untuk Perdamaian, Stabilitas dan Keberlanjutan". Dibuka dari pukul 09.00 WIB, forum dipecah menjadi tiga sesi. Sesi pertama membahas Peran UNCLOS dalam sengketa rezim pendudukan, dimoderatori oleh Profesor Robert Beckman dari Centre for International Law NUS, Singapura. Sesi ini diampu pembicara yang lama bekecimpung di bidang kemaritiman dunia, seperti Prof Hamamoto Shotaro dari Fakultas Hukum Universitas Kyoto, Jepang, Doktor Iur. Damos Dumoli Agusman selaku sekretaris Dirjen Perjanjian dan Hukum Internasional Kemlu RI, serta Hakim ITLOS Park Jin-Hyun. Setelah makan siang, diskusi berlanjut ke sesi dua yang akan membahas soal Isu Ke…

150 Pasis Dikreg Seskoal Ikuti Diskusi Panel Bidang Iptek

Image
Sebanyak 150 Perwira Siswa (Pasis) Dikreg Seskoal Angkatan ke-54 TP 2016 terdiri dari 139 Pasis TNI AL, 2 Pasis masing-masing dari TNI AD dan TNI AU serta 7 Pasis Mancanegara berasal dari Amerika, Australia, Jepang, India, Malaysia, Pakistan dan Singapura mengikuti Diskusi Panel Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Amphi Teather, Pusat Olah Yudha, Gedung O.B. Syaaf, Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Jumat (19/8/16). Diskusi yang mengangkat tema “Melalui Kebijakan Nasional dan Sinergi Antar Lembaga Litbang dan Industri Dalam Negeri, Kita Kembangkan Teknologi Bidang Maritim Untuk Mendukung Pertahanan Negara”,diskusi ini dibuka Seklem Seskoal Kolonel Laut (P) Prasetyo, S.Pi, M.Tr (Han), M.A.P. mewakili Komandan Seskoal Laksamana Pertama TNI Arusukmono, Indra Sucahyo, S.E, M.M.
Dua panelis diundang sebagai nara sumber dalam diskusi ini yakni Direktur Teknologi dan Industri Pertahanan Ditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI Jan Pieter Ate. M.Bus, M.M dengan pembahasan kebijakan na…

Hari Maritim Nasional Jadikan Momentum Tingkatkan Daya Saing Pelayaran Nasional

Image
Jakarta, INSA - Persatuan Pengusaha Pelayaran Niaga Nasional Indonesia atau Indonesian National Shipowners' Association (INSA) menyatakan peringatan Hari Maritim Nasional pada 21 Agustus harus menjadi momentum menumbuhkembangkan industri pelayaran nasional.

Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto mengatakan peringatan Hari Maritim Nasional tidak dapat diartikan hanya sebatas simbolik penanggalan, melainkan pula perlu kerja serius baik pemerintah dan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan industri pelayaran nasional yang berdaya saing.

“Hari Maritim Nasional harus menjadi momentum untuk lebih mendorong industri pelayaran nasional menjadi kekuatan ekonomi baru,” katanya.

Penetapan Hari Maritim Nasional ini terkait tentara laut Indonesia yang berhasil merebut kekuatan laut dari tentara Jepang pada 21 Agustus 1945.

Dalam perkembangannya, katanya, industri maritim nasional telah mengalami banyak perkembangan sejak pemberlakuan asas cabotage dengan diterbitkannya Inpres No. 5 Tahun 2005 tentang…

Jokowi Groundbreaking Pengembangan Pelabuhan Sibolga

Image